Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis diksi dan majas pada antologi puisi Partitur Hujan karya Faisal Syahreza serta menyusun bahan ajar berdasarkan hasil analisis tersebut untuk pembelajaran puisi di tingkat SMA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, dengan sumber data utama berupa antologi puisi Partitur Hujan. Data primer diperoleh langsung dari teks puisi tanpa perantara. Analisis diksi bertujuan untuk menggali makna dalam lima puisi melalui pendekatan semiotik model Charles Sanders Peirce, yang menyoroti relasi antara tanda dan yang ditandakan dalam bentuk ikon, indeks, dan simbol. Sementara itu, analisis majas dilakukan dengan pendekatan stilistika. Hasil penelitian menemukan 14 gaya bahasa kiasan dalam lima puisi, yaitu "Yang Paling Ragu," "Insomnia," "Menyadap Sunyi di Batang Malam," "Berulang Seperti Ketiadaan," dan "Dalam Dekapan Jarak". Dari analisis ini, ditemukan majas simile (2 data), metafora (2 data), alegori (3 data), personifikasi (1 data), metonimia (2 data), hipalase (3 data), dan sarkasme (1 data), sedangkan beberapa jenis majas lain tidak ditemukan. Hasil akhir penelitian ini berupa modul bahan ajar Bahasa Indonesia yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran puisi di SMA.
Copyrights © 2024