Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui learning obstacle atau hambatan pada siswa dalam mengerjakan soal cerita. penelitian ini dilakukan pada siswa kelas III di SD Negeri 26 Betung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif yang teknik pengumpulan datanya berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang didapat dari hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi, ditemukan 9 dari 17 siswa yang mengalami learning obstacle atau hambatan ketika mengerjakan soal cerita. Adapun hambatan yang dialami oleh 9 siswa tersebut adalah kesulitan dalam berhitung yang mana 7 diataranya kurang mengerti maksud dan tujuan soal dan 2 sisanya belum lancar membaca. Dapat disimpulkan bahwa hambatan yang terjadi pada penelitian ini yaitu epistemoligical obstacle yang merupakan hambatan yang berasal dari keterbatasan tingkat pengetahuan siswa. Hal yang meliputi keterbatasan itu adalah kurang lancar membaca dan tidak bisa menjumlahkan pemjumlahan 4 angka.
Copyrights © 2024