Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan panduan konseling Sequentially Planned Integrative Counseling For Children (SPICC) yang layak untuk mengurangi kesulitan belajar siswa sekolah dasar di Kota Yogyakarta. Penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan yang menggunakan model pengembangan Borg & Gall (2003), yang dilaksanakan melalui tujuh tahapan yang meliputi: (1) penelitian dan pengumpulan data awal, (2) perencanaan terkait kegiayan yang akan dilaksanakan, (3) mengembangkan draf produk, (4) melakukan uji coba lapangan tahap awal, (5) revisi hasil uji coba, (6) uji coba lapangan utama, (7) menyempurnakan produk hasil uji coba lapangan/revisi produk opersional. Subjek uji coba lapangan awal adalah satu ahli materi, satu ahli media, dan uji coba lapangan utama lima guru Bimbingan dan Konseling dari tiga Sekolah Dasar di Kota Yogyakarta. Penelitian ini menghasilkan: (1) panduan konseling SPICC untuk mengurangi kesulitan belajar siswa sekolah dasar, yang terdiri dari: pendahuluan, model konseling SPICC, kesulitan belajar siswa, pelaksanaan model konseling SPICC untuk mengurangi kesulitan belajar siswa, daftar pustaka, dan lampiran. (2) buku panduan konseling SPICC untuk mengurangi kesulitan belajar siswa dapat dikategorikan “sangat layak” untuk digunakan dalam upaya mengurangi kesulitan belajar siswa Sekolah Dasar di Kota Yogyakarta. Hasil tersebut diperoleh dari penilaian ahli materi yang menunjukkan persentase validitas secara keseluruhan sebesar 81%; penilaian ahli media sebesar 90%; uji respon guru pada uji coba tahap awal sebesar 76,7%; dan uji coba lapangan utama sebesar 86,7%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa panduan yang dihasilkan sangat layak digunakan oleh guru Bimbingan dan Konseling untuk mengurangi kesulitan belajar siswa Sekolah Dasar di Kota Yogyakarta.
Copyrights © 2024