Kepemimpinan kepala sekolah memegang peranan penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif dan meningkatkan kualitas guru, terutama di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Guru yang berkualitas tidak hanya menguasai kompetensi pedagogik, tetapi juga mampu membimbing siswa menguasai keterampilan teknis sesuai kebutuhan dunia kerja dan juga perkembangan teknologi informasi dan revolusi industry. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana gaya kepemimpinan kepala sekolah mempengaruhi kualitas guru di sekolah kejuruan dengan meninjau literatur yang ada. Gaya kepemimpinan yang banyak digunakan dan diterapkan meliputi kepemimpinan demokratis dan situasional. Gaya demokratis memberikan ruang bagi guru untuk terlibat dalam pengambilan keputusan, sementara gaya situasional memungkinkan kepala sekolah menyesuaikan pendekatannya sesuai kebutuhan. Namun, gaya kepemimpinan transformasional dan karismatik menunjukkan dampak paling signifikan dalam meningkatkan kualitas guru. Penelitian ini menyoroti pentingnya kemampuan kepala sekolah untuk beradaptasi ketika memilih gaya kepemimpinan yang tepat, yang pada gilirannya menumbuhkan suasana kerja yang mendukung, meningkatkan kualitas guru, dan mempromosikan keberhasilan jangka panjang pendidikan kejuruan.
Copyrights © 2025