Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru dalam mengatasi penyimpangan moral siswa di SDN X Gresik. Penyimpangan moral yang terjadi di kalangan siswa kelas V mencakup penggunaan bahasa kasar, ejekan, perkelahian fisik, ketidakhadiran, dan gangguan selama pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif, melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru kelas dan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) menerapkan pendekatan progresif dalam menangani perilaku menyimpang, yang melibatkan pemberian teguran, nasihat, pemanggilan orang tua, dan kunjungan rumah untuk siswa yang terus menunjukkan perilaku negatif. Namun, efektivitas intervensi sangat dipengaruhi oleh faktor-faktor eksternal seperti kondisi keluarga dan pengaruh teman sebaya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peran guru dalam membentuk karakter siswa sangat penting, dan keberhasilan dalam menangani penyimpangan moral membutuhkan kerjasama yang kuat antara pihak sekolah, orang tua, dan masyarakat.
Copyrights © 2025