Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran IPAS kelas V SD 1 Sadang, yang mana siswa cenderung malas membaca, memahami bacaan, dan kurang mampu menganalisis soal dengan banyak bacaan. Hal ini disebabkan proses pembelajaran yang monoton dengan metode ceramah, kurangnya penggunaan model dan media pembelajaran yang bervariasi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif Pre-Experimental Design menggunakan pola One Grup Pretest-Posttest Design yang dilakukan pada siswa kelas V SD 1 Sadang berjumlah 19 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah tes (pra-penelitian dan soal pretest-posttest), observasi, wawancara, serta dokumentasi. Analisis data menggunakan uji normalitas dan uji N-Gain. Hasil uji normalitas diperoleh nilai sig. 0,37 dan 0,39 > 0,05 menunjukkan bahwa data berdistribusi normal. Pada uji N-Gain diperoleh hasil rata-rata Ngain score sebesar 0,56 < 0,70 sehingga termasuk dalam kategori sedang. Kesimpulan yang diperoleh adalah terdapat peningkatan skor kemampuan berpikir kritis sebelum dan sesudah diterapkan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) dan media QUECAPAS.
Copyrights © 2025