Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas bimbingan kelompok dengan metode sosiodrama dalam mengurangi moral disengagement pada mahasiswa. Moral disengagement adalah mekanisme psikologis yang memungkinkan individu untuk membenarkan perilaku tidak etis atau tidak bermoral, sehingga mengurangi rasa bersalah atau malu yang biasanya muncul. Sosiodrama, sebagai metode dramatik, memungkinkan peserta untuk memainkan peran dalam skenario yang mencerminkan situasi sosial atau konflik yang relevan, sehingga memberikan ruang untuk refleksi dan pengembangan kesadaran moral. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan yang terbagi menjadi dua siklus. Setiap siklus mempunyai empat tahapan yakni persiapan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bimbingan kelompok dengan metode sosiodrama efektif dalam meningkatkan kesadaran diri peserta dalam mengurangi moral disengagement, mengembangkan empati, dan mengubah perspektif mereka terhadap situasi yang dihadapi. Peserta melaporkan adanya perubahan perilaku positif dan peningkatan integritas moral setelah mengikuti sesi sosiodrama. Temuan ini mengindikasikan bahwa sosiodrama dapat menjadi alat yang kuat dalam bimbingan kelompok untuk mengatasi masalah moral disengagement dan mempromosikan perilaku yang lebih baik.
Copyrights © 2025