Aplikasi cocrystallization dan Molecularly Imprinted Polymer (MIP) dalam kimia medisinal berfokus pada optimalisasi bioavailabilitas dan selektivitas obat. Cocrystallization merupakan teknik rekayasa kristal yang meningkatkan kelarutan obat dengan membentuk cocrystal, seperti yang ditunjukkan dalam sintesis cocrystal Glibenclamide-Oxalic Acid, yang berhasil meningkatkan kelarutan dan bioavailabilitas. Di sisi lain, MIP adalah polimer yang dirancang untuk mengenali dan mengikat molekul target dengan selektivitas tinggi, seperti yang terlihat dalam sintesis MIP berbasis akrilamida untuk kafein, yang menunjukkan efisiensi penangkapan yang signifikan. Artikel ini mengeksplorasi kedua pendekatan tersebut, membandingkan efektivitasnya dalam mengatasi tantangan kelarutan dan selektivitas obat, serta memberikan gambaran tentang kontribusi teknik ini dalam pengembangan terapi yang lebih efisien dan aman.
Copyrights © 2025