Novel "Lovestruck" karya Exsha Annisa Fitri menampilkan fenomena alih kode dan campur kode sebagai cerminan dinamika sosial dan budaya karakter-karakternya. Penelitian kualitatif dengan pendekatan tematik ini menganalisis penggunaan alih kode dan campur kode dalam novel tersebut, dengan fokus pada konteks sosial dan budaya yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alih kode dan campur kode digunakan untuk menggambarkan situasi sosial, menciptakan karakterisasi yang kaya, dan menekankan tema-tema penting seperti identitas, modernitas, dan keanekaragaman dua budaya. Penggunaan bahasa Betawi, Inggris, dan Arab mencerminkan pengaruh budaya yang beragam dalam kehidupan karakter. Alih kode dan campur kode bukan hanya sekadar pilihan linguistik, tetapi juga representasi identitas dan pengalaman sosial karakter dalam menghadapi kompleksitas dunia modern.
Copyrights © 2024