Penelitian ini menyelidiki fenomena yang ditemukan dalam buku Poppi Pertiwi "Galaksi Kejora" yang berkaitan dengan alih kode dan campur kode. Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan, menganalisis, dan menjelaskan bentuk alih dan campur kode yang ada dalam novel tersebut, serta memahami fungsi dan komponen yang mendorong gejala kebahasaan. Untuk sampel data, penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik purposive sampling untuk memilih kutipan kalimat percakapan yang relevan dari novel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel ini memiliki sebelas kutipan alih kode dan sembilan kutipan campur kode. Alih kode sering terjadi karena perubahan lingkungan atau untuk menegaskan identitas sosial dan budaya. Sebaliknya, campur kode terjadi ketika penutur menggunakan bahasa secara dominan dan menyertakan elemen bahasa lain untuk mendukung ekspresi mereka.
Copyrights © 2024