Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui maksud tindak tutur lokusi, Ilokusi dan Perlokusi yang terdapat pada spanduk dimedia sosial tentang aksi mahasiswa menolak RUU KUHP. Penelitian ini dilatar belakangi oleh terdapatnya kata-kata yang unik, kreatif dan cukup menarik minat pembaca. Media sosial digunakan untuk mengumpulkan teori dan informasi sebanyak mungkin untuk mendukung tercapainya penelitian. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dari foto-foto spanduk aksi mahasiswa menolak RUU KUHP dimedia sosial. Data pada penelitian ini yaitu hal yang mengenai tindak tutur Lokusi, Ilokusi, dan Perlokusi pada spanduk aksi mahasiswa menolak RUU KUHP. Hasil penelitian ini, terdapat temuan tindak tutur pada spanduk aksi mahasiswa menolak RUU KUHP meliputi: tindak lokusi sebanyak (10) data dan ilokusi sebanyak (14) data, dari (14) data tersebut di bagi lagi sesuai dengan jenisnya sebagai berikut : Tindak tutur ilokusi asertif mengeluh (1) data, Tindak tutur ilokusi direktif memerintah (6) data, Tindak tutur ilokusi asertif menyarankan (1) data , Tindak tutur ilokusi ekspresif meminta maaf (1) data ,Tindak tutur ilokusi berbelasungkawa (2) data Tindak tutur ilokusi asertif menyatakan (2) data,. Tindak tutur ilokusi deklaratif memecat (1) data.
Copyrights © 2023