Penelitian ini tentang bahasa non-verbal Ma’ruf Amin yang identik dengan sarung di setiap event. Fokus penelitian ini adalah Bahasa non-verbal Ma’ruf Amin dengan sarungnya pada acara penetapan Joko Widodo dan Ma’ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presedien terpilih di kantor KPU pada tanggal 30 Juni 2019 yang lalu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan makna yang terkandung dalam komunikasi nonverbal Ma’ruf Amin dalam artifak busana yang ia kenakan pada saat penetapan Jokowi-Ma’ruf di kantor KPU sebagai pemenang dalam kotestasi pemilihan Presiden dan Wakil Presiden pada 30 Juni 2019. Data penelitian ini adalah foto Ma’ruf Amin dalam acara penetapan Jokowidodo dan Ma’ruf Amin sebagai Presiden dan wakil Presiden terpilih. Temuan penelitian ini adalah bahwa sarung secara denotasi hanyalah selembar kain yang dijahit sehingga menyerupai tabung yang dipakai sebagai penutup tubuh. Sarung merupakan alat komunikasi bahwa sarung memiliki makna yang sangat dalam; jati diri bangsa, kesederhanaan, identitas diri, fleksibilitas, keanggunnan, perlawanan pada budaya Barat yang menyebabkan kemerosotan moral, dan Islami.
Copyrights © 2019