Sektor manufaktur memegang peranan penting dalam perekonomian global dengan menghadapi tantangan lead time yang panjang dan biaya operasional yang tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan efektivitas metode Lean seperti Value Stream Mapping (VSM), Single Minute Exchange of Dies (SMED), dan 5S dalam mengidentifikasi dan menghilangkan aktivitas yang tidak bernilai tambah yang menjadi penyebab utama keterlambatan produksi. Metode yang digunakan adalah telaah pustaka sistematis dari berbagai sektor penelitian. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan lean manufacturing secara konsisten mengurangi lead time secara signifikan, dan meningkatkan efisiensi operasional melalui perampingan arus produksi dan pengoptimalan penggunaan sumber daya. Temuan ini menyoroti pentingnya kesiapan organisasi, standarisasi proses, dan integrasi teknologi digital sebagai kunci keberhasilan penerapan lean manufacturing. Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan bukti bahwa penerapan lean manufacturing dapat meningkatkan daya saing perusahaan dengan mempercepat proses produksi dan mengurangi biaya operasional.
Copyrights © 2025