Kasus gagal bayar yang menimpa PT Sunprima Nusantara Pembiayaan (SNP Finance) mencerminkan lemahnya penerapan tata kelola perusahaan dan manajemen risiko dalam industri pembiayaan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis beberapa faktor yang menyebabkan kegagalan tata kelola dan manajemen risiko pada PT SNP Finance serta dampaknya terhadap stabilitas keuangan dan kepercayaan publik. Adapun metode yang digunakan adalah studi kualitatif dengan pendekatan yuridis-normatif dan analisis studi kasus yang didukung oleh data sekunder berupa laporan investigasi, peraturan perundang-undangan, dan literatur akademik baik dari jurnal nasional maupun internasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelalaian dalam pengawasan internal ataupun manipulasi laporan keuangan dan lemahnya fungsi pengawasan eksternal berkontribusi signifikan terhadap keruntuhan perusahaan. Selain itu, kurang optimalnya peran otoritas pengawas dalam mendeteksi risiko sistemik memperparah dampak kerugian. Oleh karena itu diperlukan reformasi dalam struktur tata kelola perusahaan pembiayaan, peningkatan transparansi, dan penguatan sistem manajemen risiko agar kejadian serupa tidak terulang.
Copyrights © 2025