Tujuan dari penelitian ini yakni untuk mengetahui bagaimana daya ingat siswa tunagrahita ringan sebelum dan setelah menggunakan media puzzle di SLBN Luwuk. Pendekatan penelitian ini yakni pendekatan kualitatif.Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan yakni teknik wawancara, observasi dan dokumentasi sebagai pelengkap. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa peningkatan daya ingat siswa tunagrahita ringan sebelum menggunakan media puzzle tergantung konsentrasi dan kemauan siswa dalam belajar dan setelah belajar menggunakan media puzzle daya ingatsiswa sudah cukup baik. Dimana hal ini ditunjukkan dengan perubahan kemampuan siswa dalam menjawab apa yang guru tanyakan setelah selesai dilakukannya pembelajaran. Adapun hambatan yang guru temui ketika menerapkan media puzzle Ketika menyampaikan pembelajaran terkadang sulit untuk dimengerti siswa , solusi yang diberikan yaitu menyampaikan kepada siswa lain agar memberikan bantuan kepada sesama teman agar dapat memahami materi yang diberikan (tutor sebaya).
Copyrights © 2024