ABSTRAK Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimana pelaksanaan layanan bimbingan belajar di SMA dan kendala-kendalanya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi dan hambatan penerapan layanan bimbingan belajar di kelas X SMA N 2 Bulagi Utara Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, objek penelitiannya adalah guru kelas X. Alat penelitian yang digunakan adalah wawancara, catatan, observasi, catatan lapangan dan angket. Langkah analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Keabsahan data melalui pengujian reliabilitas meliputi triangulasi teknis, yaitu menguji data dari sumber yang sama dengan menggunakan teknik yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru belum membangun program layanan bimbingan belajar. Layanan bimbingan belajar diberikan oleh guru sesuai dengan pemahamannya. Layanan bimbingan belajar yang diberikan oleh guru dianggap sebagai bentuk dukungan kepada siswa untuk mencapai hasil belajar sesuai tujuan yang telah ditetapkan. Dalam melaksanakan layanan bimbingan belajar, guru menghadapi kendala antara lain keterbatasan pengetahuan, waktu dan keterampilan.
Copyrights © 2024