Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya stimulasi motorik halus pada anak usia dini untuk mendukung perkembangan keterampilan dasar yang berpengaruh pada aktivitas sehari-hari, seperti menggenggam, menulis, dan koordinasi tangan-mata. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan permainan sensori dalam meningkatkan keterampilan motorik halus anak usia 1–2 tahun di Kelompok Bermain Fun With Qur’an. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara. Selama lima minggu, permainan sensori dilakukan setiap minggu dengan berbagai media seperti cat, jeli, pasir, pom-pom, dan chia seed. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan sensori berkontribusi dalam mengembangkan keterampilan motorik halus, meningkatkan koordinasi tangan-mata, serta merangsang pengalaman sensorik anak melalui eksplorasi berbagai tekstur dan gerakan. Selain itu, aktivitas ini juga mendorong kreativitas, konsentrasi, dan interaksi sosial anak dalam suasana belajar yang menyenangkan. Dengan temuan ini, permainan sensori dapat direkomendasikan sebagai metode stimulasi yang efektif dalam pendidikan anak usia dini, dan penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi dampaknya terhadap aspek perkembangan anak lainnya.
Copyrights © 2025