Penelitian ini mengeksplorasi dinamika saksi dalam kasus korupsi yang belum tuntas, dengan fokus pada ketegangan antara kebenaran dan kebisuan. Dalam konteks penegakan hukum yang sering kali rumit dan terhambat, saksi sering kali menghadapi dilema moral dan sosial yang memengaruhi keputusan mereka untuk bersaksi atau tetap diam. Melalui pendekatan kualitatif yang melibatkan wawancara mendalam, dan observasi dan juga dokumentasi. penelitian ini mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku saksi, termasuk tekanan sosial, ketakutan akan pembalasan, dan kepentingan pribadi. Penelitian menunjukkan bahwa kebisuan saksi bukan hanya refleksi dari ketidakpastian individu, tetapi juga merupakan respons terhadap sistem hukum yang sering kali tidak transparan. Penelitian ini memberikan wawasan penting bagi upaya penegakan hukum dan perlunya menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi saksi untuk berbicara.
Copyrights © 2024