Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan keaktifan dan hasil belajar 33 siswa di kelas XI AKL 3 SMKN 1 Pematangsiantar dengan penerapan model pembelajaran berbasis masalah dengan metode inkuiri terbimbing. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dalam dua siklus. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah lembar pengamatan keaktifan dan tes hasil belajar. Data yang dikumpulkan dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Melalui lembar observasi keaktifan, membuktikan di siklus I, 14 siswa (42,4%) berada dalam kategori aktif dan sangat aktif. Pada siklus II, siswa dalam kategori sangat aktif dan aktif meningkat menjadi 30 siswa (90,9%), dan telah mencapai indikator keberhasilan ?75%. Melalui analisis data tes hasil belajar, skor rata-rata pre-test yaitu 56,42 dimana 8 siswa tuntas (24,24%). Skor rata-rata post-test siklus I yaitu 70,39, dimana 15 siswa tuntas (45,45%) meningkat di post-test siklus II dengan rata-rata 86,64 dimana 33 siswa tuntas (100%), dan telah mencapai indikator keberhasilan ?80%. Berdasarkan hasil analisis, disimpulkan bahwa keaktifan dan hasil belajar siswa dapat meningkat melalui penerapan model pembelajaran berbasis masalah dengan metode inkuiri terbimbing.
Copyrights © 2024