Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh micoteaching terhadap kegiatan pembelajaran di SMK Swasta Imelda Medan, khususnya di kelas XI Jurusan Tata Kecantikan. Micoteaching merupakan metode pelatihan yang memungkinkan guru untuk mengasah keterampilan mengajar mereka melalui simulasi pengajaran dalam skala kecil. Dalam penelitian ini, guru-guru di kelas XI melakukan sesi micoteaching yang direkam dan dievaluasi oleh rekan serta pengawas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan micoteaching memberikan dampak positif yang signifikan terhadap kualitas pengajaran. Guru-guru yang mengikuti program ini mengalami peningkatan dalam keterampilan mengajar, seperti kemampuan menjelaskan materi dengan lebih jelas dan menarik, serta meningkatkan interaksi dengan siswa. Siswa juga menunjukkan peningkatan dalam hasil belajar, dengan lebih aktif berpartisipasi dalam kegiatan pembelajaran dan lebih memahami teknik-teknik yang diajarkan dalam praktik kecantikan. Selain itu, micoteaching juga berkontribusi pada pengembangan profesional guru, di mana mereka dapat saling berbagi pengalaman dan teknik pengajaran yang efektif. Dengan demikian, micoteaching terbukti menjadi strategi yang efektif dalam meningkatkan kualitas pendidikan di SMK Swasta Imelda Medan, khususnya dalam Jurusan Tata Kecantikan. Penelitian ini merekomendasikan agar micoteaching diterapkan secara berkelanjutan untuk mendukung pengembangan keterampilan mengajar guru dan hasil belajar siswa. Kata kunci: microteaching, pembelajaran, tata kecantikan.
Copyrights © 2024