Penelitian ini bertujuan untuk mengamati dan menjelaskan berbagai strategi yang diterapkan seorang guru dalam meningkatkan keterampilan motorik siswa melalui program pendidikan jasmani. Melalui pendekatan kualitatif fenomenologi, dengan cara mengumpulkan data dan observasi kegiatan pembelajaran, wawancara dengan guru pendidikan jasmani, dan dokumentasi program pendidikan. Dengan menggunakan model Miles dan Huberman, analisis data mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan strategi seperti demonstrasi langsung, penggunaan permainan yang terstruktur, dan evaluasi berkelanjutan untuk meningkatkan keterampilan motorik siswa, termasuk kekuatan, keseimbangan, kelincahan, dan koordinasi. Tantangan yang dihadapi mencakup kurangnya ketertarikan siswa terhadap olahraga, sehingga guru harus lebih inovatif dengan mengadakan turnamen atau memberikan penghargaan untuk meningkatkan motivasi siswa. Pembahasan menggarisbawahi pentingnya kolaborasi sesama guru, sekolah, dan orang tua dalam mencapai pembelajaran pendidikan jasmani. Strategi pembelajaran yang interaktif dan inovatif dianggap berhasil dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung pertumbuhan fisik dan sosial siswa.
Copyrights © 2024