Aksara
Vol 29, No 1 (2017): Aksara, Edisi Juni 2017

BUDAYA LAMPUNG DALAM CERPEN “SEBAMBANGAN” KARYA BUDI P. HATEES

Dian Anggraini (Kantor Bahasa Provinsi Lampung Jalan Beringin II Kompleks Gubernuran, Bandarlampung, Lampung, Indonesia)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2017

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan budaya lokal yang terkandung dalam cerita pendek yang berjudul “Sebambangan” dan keberadaan budaya tersebut pada masa lampau. Penelitian ini membahas masalah budaya lokal dan keberadaan budaya dalam cerita pendek “Sebambangan”. Berdasarkan tujuan tersebut, metode penelitian ini menggunankan metode kepustakaan dan teknik baca. Analisis data penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan teknik interpretatif. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah sosiologi dan antropologi sastra. Hasil dan pembahasan penelitian ini menunjukan bahwa cerita ini sarat dengan budaya lokal, terutama tentang sistem perkawinan masyarakat Lampung. Larian menjadi alternatif pasangan muda mudi untuk melangsungkan pernikahan. Uniknya larian juga merupakan salah satu adat-istiadat Lampung yang dikenal dengan sebambangan. Larian dilakukan untuk menghindari perkawinan begawi adat. Sejak zaman dahulu, tingginya uang antaran sudah menjadi polemik bahkan menjadi salah satu penghambat pertumbuhan penduduk di Lampung. Dalam cerpen ini, pengarang juga ingin mengambarkan posisi perempuan dalam sistem perkawinan ini serta keberadaan penyimbang marga yang terkadang menyalahgunakan kewenangannya karena kepentingan pribadi. Selain itu, pengarang juga ingin menggambarkan bahwa tidak selamanya adat membuat masyarakat pemiliknya menjadi terkungkung. Warisan nenek moyang ini juga memberikan perlindungan kepada kaum perempuan seperti pantang cerai guna mengikat pernikahannya. 

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

aksara

Publisher

Subject

Humanities Education Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

Aksara aims at providing a media or forum for researchers, faculties, and graduate students to publish their research papers in the field of linguistic and literary studies. The scope of Aksara includes linguistic, applied linguistic, interdisciplinary linguistic studies, theoretical literary ...