Logistik merupakan elemen strategis dalam mendukung efisiensi rantai pasok dan keberlanjutan perusahaan, terutama di sektor Fast Moving Consumer Goods (FMCG). PT. Unilever Indonesia menghadapi tantangan logistik akibat kondisi geografis, keterbatasan infrastruktur, dan biaya logistik tinggi. Penelitian ini menganalisis strategi logistik Unilever dengan menggunakan metode kualitatif berbasis data primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknologi seperti Enterprise Resource Planning (ERP) dan Transportation Management System (TMS) serta strategi distribusi berbasis hub-and-spoke membantu meningkatkan efisiensi operasional. Selain itu, langkah keberlanjutan seperti penggunaan kendaraan listrik juga mendukung inisiatif ramah lingkungan perusahaan. Namun, tingginya biaya logistik tetap menjadi tantangan. Studi ini menyimpulkan bahwa inovasi teknologi dan strategi distribusi efisien menjadi kunci keberhasilan dalam menghadapi kompleksitas logistik di Indonesia.
Copyrights © 2024