Tomat adalah komoditas hortikultura yang memiliki kandungan gizi tinggi serta tingkat permintaan yang terus meningkat, khususnya di Pasar Bogor. Dalam menentukan keputusan pembelian, konsumen umumnya mengacu pada harga dan kualitas yang ditawarkan. Penelitian ini dilakukan guna menganalisis keterkaitan antara kedua faktor tersebut dengan keputusan konsumen dalam memilih tomat untuk dibeli. Pendekatan yang digunakan merupakan kuantitatif, dengan sistem pengumpulan data kuesioner yang berskala Likert serta interview semi-terstruktur pada 30 responden yang ditentukan berdasarkan teknik dari purposive sampling. Analisis dilakukan dengan teknik regresi linier berganda menggunakan SPSS sebagai alat bantu. Analisis data menunjukkan bahwa baik harga maupun kualitas memberikan dampak yang signifikan dan positif terhadap keputusan konsumen dalam membeli. Sebesar 61,9% dari keputusan pembelian dapat diterangkan oleh dua variabel yang diteliti, sesuai dengan nilai koefisien determinasi (R²), sedangkan sisanya sebesar 38,1% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak termasuk dalam analisis. Kualitas tomat yang meliputi kesegaran, ukuran, dan tekstur menjadi faktor utama yang mempengaruhi persepsi dan kepuasan konsumen. Selain itu harga tetap menjadi faktor krusial, khususnya dalam kaitannya daya beli dan ekspektasi konsumen. Pedagang perlu menjaga kualitas dan menetapkan harga yang sesuai agar dapat bersaing. Strategi yang menggabungkan kualitas dan harga secara seimbang dapat meningkatkan minat beli serta loyalitas konsumen di pasar tradisional.
Copyrights © 2025