Penelitian ini memiliki tujuan utnuk dapat menganalisis strategi konseling yang sudah diterapkan guru disekolah dalam membantu anak untuk mengelola emosi negatif. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekataan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terapi konseling yang dilakukan melalui pendekatan komunikasi empati, aktivitas sensorik, dan role modelling terbukti efektif dalam membantu anak mengelola emosi negatif. Dengan pemahaman guru tentang terapi ini anak tidak hanya belajar mengenali dan mengekspresikan perasaan atau emosi saja tetapi anak sudah dapat mengelolanya jika anak sedang dalam kondsi tantrum.
Copyrights © 2025