Air Conditioning (AC) memiliki peranan yang sangat penting dalam menjaga stabilitas suhu ruangan untuk menunjang kinerja optimal peralatan telekomunikasi dan navigasi penerbangan, seperti Radio Komunikasi VHF, Non-Directional Beacon (NDB), dan Doppler VHF Omnidirectional Range (DVOR). Sesuai regulasi SKEP/157/IX/2003, suhu maksimum operasional ditetapkan sebesar 22°C. Ketidakefisienan dalam pemantauan dan pengendalian AC dapat mengakibatkan gangguan operasional seperti overheating pada perangkat. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengembangkan sistem kontrol dan monitoring AC berbasis Internet of Things (IoT) untuk meningkatkan efektivitas pemantauan suhu dan kelembapan secara real-time. Pengembangan sistem dilakukan dengan pendekatan metode ADDIE. Perangkat NodeMCU sebagai mikrokontroler utama, sensor DHT22 untuk mendeteksi suhu dan kelembapan, serta aplikasi Blynk sebagai antarmuka pengguna untuk kontrol jarak jauh. Implementasi sistem dilakukan di ruang peralatan AirNav Bandung. Hasil menunjukkan sistem bekerja secara akurat dengan rata-rata waktu respon alarm suhu sebesar 47 milidetik, serta mampu meningkatkan efisiensi pemeliharaan dan mengurangi risiko gangguan operasional.
Copyrights © 2025