Kebangkitan Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) di Turki mencerminkan transformasi besar dalam lanskap politik negara tersebut, terutama dalam kaitannya dengan hubungan antara Islam politik, sekularisme, dan demokrasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mendorong dominasi politik AKP serta dampaknya terhadap sistem ketatanegaraan di Turki. Menggunakan metode studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif, data dikumpulkan dari berbagai sumber akademik yang relevan dan dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan kuat terhadap AKP berasal dari kelompok konservatif dan kelas menengah Muslim yang tumbuh pasca liberalisasi ekonomi. Di bawah kepemimpinan Recep Tayyip Erdoğan, AKP berhasil mengonsolidasikan kekuasaan dengan mengusung ideologi konservatif-demokrat dan agenda pembangunan ekonomi. Namun, seiring waktu, partai ini juga menunjukkan kecenderungan otoriter yang ditandai dengan sentralisasi kekuasaan, pembatasan kebebasan pers, dan penyalahgunaan simbol keagamaan untuk kepentingan politik. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan AKP tidak lepas dari konteks sosial-ekonomi dan strategi politik yang adaptif, namun juga memunculkan tantangan serius bagi prinsip-prinsip demokrasi dan sekularisme yang telah lama menjadi fondasi republik Turki. Temuan ini memberikan kontribusi penting dalam memahami dinamika politik Islam kontemporer dan relevansinya dalam konteks negara sekuler yang mayoritas penduduknya beragama Islam.
Copyrights © 2025