Pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus (ABK) tidak hanya mencakup pengetahuan umum, tetapi juga pengajaran agama yang mendukung perkembangan spiritual mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola pendampingan individual guru dalam meningkatkan keterampilan beribadah shalat anak berkebutuhan khusus di SLBN Jombang. Menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis studi kasus, data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan informan kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, dan wali murid, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola pendampingan individual guru bersifat personal dan fleksibel, menyesuaikan kebutuhan siswa dan melibatkan kolaborasi dengan orang tua untuk menciptakan lingkungan belajar yang positif. Keterampilan shalat diajarkan secara individual dengan memperhatikan syarat, rukun, dan praktik yang disesuaikan, serta dilakukan evaluasi berkala pada perkembangan individu. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya kolaborasi berkelanjutan antara guru dan orang tua untuk memastikan terciptanya lingkungan inklusif yang mendukung perkembangan spiritual dan religius anak berkebutuhan khusus
Copyrights © 2025