Studi ini dilaksanakan di Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karawang untuk menganalisis beban kerja, stres kerja, dan kinerja pegawai serta menguji hubungan dan pengaruh setiap variabel. Menggunakan metode kuantitatif deskriptif dan verifikatif dengan purposive sampling, melibatkan 60 Aparatur Sipil Negara sebagai sampel. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan kuesioner dengan skala Likert. Hasil studi menunjukkan bahwa beban kerja 227,7 stres kerja 231,9 dan kinerja pegawai 218,9 berada dalam kategori tinggi dengan rentang skala 204 – 252. Kekuatan hubungan antara beban kerja dengan stres kerja bernilai 0,379 yang barada pada rentang skala 0,20 – 0,399 dengan kategori rendah. Secara parsial beban kerja memberikan kontribusi positif yang berarti terhadap kinerja berdasarkan signifikansi 0,000 < 0,05 dan nilai uji t statistik 4,859 > 2,001 nilai t kritis. Stres kerja secara parsial memberikan kontribusi positif yang berarti terhadap kinerja berdasarkan signifikansi 0,002 < 0,05 dan nilai uji t statistik 3,308 > 2,001 nilai t kritis. Secara simultan, kedua variabel tersebut memberikan kontribusi positif yang berarti terhadap kinerja berdasarkan signifikansi 0,000 < 0,05 dan nilai uji F statistik 27,305 > 3,16 nilai F kritis. Adapun besaran pengaruh langsung dan tidak langsung variabel bebas terhadap kinerja 0,489 atau 48,9 % sisanya 51,1 % merupakan kontribusi dari faktor lain.
Copyrights © 2025