Kota Malang telah mengembangkan kampung tematik sejak 1995, salah satunya adalah Kampung Budaya Polowijen (KBP) yang telah berkembang menjadi destinasi wisata budaya yang fokus pada kekayaan tradisi, seni lokal, dan keragaman. Untuk memberdayakan masyarakat dan memperkenalkan budaya Malang kepada wisatawan, KBP meluncurkan program pelatihan Tari Zapin bekerja sama dengan Prodi Pendidikan Seni Tari dan Musik DSD FS Universitas Negeri Malang melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat. Kegiatan tersebut melibatkan Komunitas Perempuan Bersanggul. Pelatihan menggunakan metode R&D (Research and Development), yang mencakup langkah-langkah: (1) eksplorasi peserta, (2) perencanaan kegiatan, (3) pelaksanaan kegiatan pelatihan, (4) pengenalan materi, (5) proses pelatihan, (6) evaluasi hasil, dan (7) rekonstruksi penampilan tari. Hasil pelatihan menunjukkan dua capaian utama: (1) Penguasaan Tari Zapin sebagai Tari Sambut, dan (2) Dampak positif signifikan bagi Komunitas Perempuan Bersanggul, dengan rata-rata evaluasi sebesar 86%. Evaluasi ini mencakup pengetahuan, keterampilan, dan harapan masa depan peserta. Persentase ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kemampuan dan pengetahuan peserta, menguatkan peran KBP sebagai destinasi wisata budaya yang khas dan berpotensi.
Copyrights © 2025