Latar Belakang: Penyakit degeneratif tidak hanya menyerang usia lanjut, tetapi juga mulai ditemukan pada remaja akibat pola hidup tidak sehat. Minimnya pengetahuan remaja mengenai gaya hidup sehat menjadi tantangan dalam upaya pencegahan dini. Tujuan: meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja tentang pencegahan penyakit degeneratif melalui kegiatan edukatif di lingkungan sekolah. Metode: Edukasi partisipatif berbasis sekolah dengan pendekatan interaktif. Kegiatan dilaksanakan di Ponpes Darul Muhibin Praya, Lombok Tengah, melibatkan 30 siswa kelas X dan XI. Materi edukasi disampaikan melalui penyuluhan, diskusi, kuis interaktif, demonstrasi makanan sehat, dan senam peregangan. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test, serta observasi partisipasi siswa. Hasil: Terdapat peningkatan signifikan pada pengetahuan siswa: sebelum edukasi hanya 28% siswa yang memiliki pengetahuan baik, meningkat menjadi 87% setelah kegiatan. Selain itu, 92% siswa aktif berpartisipasi dan menunjukkan perubahan sikap positif terhadap gaya hidup sehat, seperti mengurangi konsumsi makanan cepat saji dan mulai berolahraga. Kesimpulan: Edukasi penyakit degeneratif berbasis sekolah efektif meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja terhadap kesehatan. Pendekatan interaktif yang menyenangkan terbukti mampu menarik minat siswa. Kolaborasi antara sekolah, perguruan tinggi, dan puskesmas menjadi strategi penting dalam mewujudkan sekolah sebagai pusat promosi kesehatan.
Copyrights © 2025