Penelitian ini mengkaji fenomena cosplay sebagai representasi budaya populer Jepang yang diadopsi oleh kalangan Generasi Z di Kota Manado. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana cosplay dimaknai oleh para penggemar sebagai bentuk ekspresi diri, simbol budaya, dan bagian dari identitas sosial. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini dipilih secara purposif, terdiri dari anggota aktif komunitas cosplay di Manado yang tergolong dalam Generasi Z. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cosplay berfungsi tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai bentuk komunikasi simbolik yang mencerminkan integrasi budaya Jepang dengan nilai-nilai dan identitas sosial Gen Z. Cosplay menjadi ruang bagi para penggemar untuk membangun komunitas, menegaskan identitas, dan melawan stigma sosial yang masih melekat terhadap subkultur ini. Penelitian ini menyimpulkan bahwa cosplay merupakan bagian dari konstruksi sosial yang kompleks, yang menggambarkan dinamika interaksi antara budaya global dan budaya lokal dalam masyarakat urban kontemporer.
Copyrights © 2025