Masalah sampah rumah tangga menjadi salah satu isu lingkungan yang semakin meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan aktivitas domestik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap bahaya sampah rumah tangga serta upaya pengendaliannya di Kelurahan Bandar, Kecamatan Kaur Selatan, Kabupaten Kaur, Bengkulu. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat menyadari bahaya sampah terhadap kesehatan dan lingkungan, namun upaya pengendalian yang dilakukan masih tergolong rendah. Kurangnya fasilitas pengelolaan sampah dan minimnya kesadaran akan pentingnya pemilahan sampah menjadi faktor utama. Diperlukan peningkatan edukasi dan dukungan dari pemerintah daerah dalam pengelolaan sampah berbasis masyarakat.
Copyrights © 2025