Manajemen gudang yang optimal adalah kunci dalam rantai pasok industri Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO) dirgantara, terutama dalam pengelolaan barang scrap yang menuntut presisi tinggi. Tantangan yang ada meliputi penanganan material sisa produksi, komponen rusak, dan barang tidak layak pakai agar tidak mengganggu operasional. Penelitian ini memperkenalkan pendekatan inovatif manajemen gudang berbasis kelas yang mengintegrasikan metode klasifikasi ABC dan FSN, serta simulasi FlexSim, untuk mengatasi tantangan tersebut. Studi kasus di PT Avia Technics Dirgantara menunjukkan bahwa penempatan barang scrap berdasarkan nilai ekonomis, frekuensi penggunaan, dan kecepatan pergerakan secara signifikan meningkatkan efisiensi operasional. Hasil simulasi menunjukkan penurunan waktu pencarian rata-rata sebesar 29%, pengurangan jarak tempuh material handling 23%, dan peningkatan utilisasi ruang penyimpanan 15%. Selain itu, biaya material handling juga menurun 18%. Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan produktivitas dan menekan biaya, tetapi juga mendukung keberlanjutan lingkungan melalui pengelolaan limbah yang lebih baik. Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi manajemen gudang di industri MRO dirgantara, menawarkan solusi praktis untuk optimalisasi operasional dan pengelolaan scrap yang berkelanjutan.
Copyrights © 2025