Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana prinsip-prinsip transformasi pembelajaran, seperti refleksi kritis, pengalaman hidup, dan wacana rasional, diterapkan dalam kegiatan literasi dan numerasi di sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik studi literatur, yang mengkaji berbagai referensi dan penelitian sebelumnya untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam mengenai konsep dan dampak pembelajaran transformatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip refleksi kritis mendorong siswa untuk menganalisis dan mempertanyakan keyakinan mereka, dan pengalaman hidup memberikan konteks nyata yang relevan dengan pembelajaran. Selain itu, wacana rasional memungkinkan siswa untuk berbicara dan berbagi pendapat mereka, meningkatkan pemahaman mereka tentang materi. Penelitian ini menemukan bahwa pembelajaran transformatif berbasis literasi dan numerasi dapat membentuk siswa yang lebih berpikir kritis dan reflektif dan memungkinkan mereka untuk mengaitkan pembelajaran dengan kehidupan sehari-hari. Peran penting guru dapat meningkatkan kualitas dasar dan mempersiapkan siswa untuk menghadapu tantangan abad 21 melalui pembelajaran transformasi ini.
Copyrights © 2025