Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Model Pengembangan Kurikulum Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Di Sekolah Menengah Atas Sesilya Karisma Dewi Ayu Hermawan; Valentiara Tryasmaya Leni Anggraheni; Suparmi
Robbayana: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 3 No. 1 (2025): Robbayana
Publisher : Institut Attaqwa KH. Noer Alie Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pengembangan kurikulum, tantangan dan solusi implementasi model kurikulum di Sekolah Menengah Atas, serta model pengembangan kurikulum pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah Menengah Atas. Penelitian ini menggunakan metode Literature Riview. Dengan tahapan mengidentifikasi, mengkaji, dan menganalisis serta menyajikan data penelitian. Artikel Literature review menggunakan terbitan tahun 2020 -2024 yang dapat diakses melalui Publish or Perish kemudian dilakukan peninjauan literatur untuk menemukan penelitian yang berkaitan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengembangan kurikulum dipengaruhi oleh faktor politik, sosial, budaya, ekonomi, ilmupengetahuan, dan teknologi. Dasar model pengembangan kurikulum menurut Tyler yaitu: Objectives, Selecting Learning Experiences, Organizing Learning Experiences, dan Evaluation. Pada implementasi kurikulum terdapat tantangan baik secara internal maupun eksternal. Maka pada pengimplementasiannya harus mencakup visi dan misi yang jelas disertakan penjabaran kompetensi standar untuk mengakomodasi kebutuhan di masa depan.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN TRANSFORMATIF BERBASIS LITERASI DAN NUMERASI DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK DI SEKOLAH DASAR Anida Hanif Nurfitri; Valentiara Tryasmaya Leni Anggraheni
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 5 (2025): MEI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana prinsip-prinsip transformasi pembelajaran, seperti refleksi kritis, pengalaman hidup, dan wacana rasional, diterapkan dalam kegiatan literasi dan numerasi di sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik studi literatur, yang mengkaji berbagai referensi dan penelitian sebelumnya untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam mengenai konsep dan dampak pembelajaran transformatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip refleksi kritis mendorong siswa untuk menganalisis dan mempertanyakan keyakinan mereka, dan pengalaman hidup memberikan konteks nyata yang relevan dengan pembelajaran. Selain itu, wacana rasional memungkinkan siswa untuk berbicara dan berbagi pendapat mereka, meningkatkan pemahaman mereka tentang materi. Penelitian ini menemukan bahwa pembelajaran transformatif berbasis literasi dan numerasi dapat membentuk siswa yang lebih berpikir kritis dan reflektif dan memungkinkan mereka untuk mengaitkan pembelajaran dengan kehidupan sehari-hari. Peran penting guru dapat meningkatkan kualitas dasar dan mempersiapkan siswa untuk menghadapu tantangan abad 21 melalui pembelajaran transformasi ini.