Pelecehan seksual terhadap anak di Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan isu serius yang terus meningkat, dengan data menunjukkan lonjakan kasus dalam beberapa tahun terakhir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab dan dampak dari pelecehan seksual terhadap anak, serta mengevaluasi upaya perlindungan hukum yang ada. Melalui pengumpulan data kasus dan contoh konkret, penelitian ini menemukan bahwa rendahnya pendidikan seksual, norma sosial yang menekan korban untuk tidak melapor, dan lemahnya penegakan hukum berkontribusi pada meningkatnya kasus pelecehan. Upaya perlindungan yang dilakukan oleh pemerintah dan lembaga terkait, seperti program pendidikan dan pendampingan hukum, menunjukkan adanya kemajuan, meskipun masih banyak tantangan yang harus dihadapi. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga untuk menciptakan lingkungan yang aman bagi anak- anak di NTT, serta perlunya penegakan hukum yang lebih tegas untuk melindungi hak-hak anak.
Copyrights © 2025