Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kedisiplinan melalui pendekatan Punishmen terhadap kemampuan hafalan Juz Amma pada siswa kelas VIII MTs Mizanul Kubro. Kedisiplinan merupakan faktor penting dalam keberhasilan pembelajaran, khususnya dalam konteks hafalan Al-Qur’an yang membutuhkan konsistensi, fokus, dan tanggung jawab tinggi dari peserta didik. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui angket, observasi, dan dokumentasi. Sampel penelitian berjumlah 30 siswa dari total populasi 63 siswa. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan antara kedisiplinan Punishmen dan kemampuan hafalan siswa, dengan nilai t hitung sebesar 7.282 > t tabel 1.321 dan nilai signifikansi 0.002 < 0.05. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan kedisiplinan melalui metode hukuman ringan yang terukur mampu meningkatkan keseriusan dan tanggung jawab siswa dalam proses menghafal. Penelitian ini juga menggarisbawahi pentingnya implementasi Punishmen secara adil, bijaksana, dan proporsional agar tidak menimbulkan efek negatif terhadap motivasi siswa. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi guru dan lembaga pendidikan dalam merancang strategi pembelajaran hafalan yang efektif, serta memperkuat peran kedisiplinan sebagai landasan keberhasilan akademik dan pembentukan karakter religius siswa.
Copyrights © 2025