Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pekerja sosial dalam meningkatkan Penerimaan diri (self-acceptance) anak di Panti Asuhan Kasih Visensia Indonesia. Anak-anak di panti asuhan umumnya mengalami berbagai trauma masa lalu, seperti Kehilangan orang tua dan pengabaian, yang berdampak pada rendahnya self-acceptance. Pekerja sosial memiliki peran penting dalam mendampingi anak untuk membangun Kembali citra diri yang positif melalui pendekatan yang empatik, kreatif, dan spiritual. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik observasi Dan wawancara mendalam kepada pekerja sosial dan anak asuh. Hasil penelitian Menunjukkan bahwa strategi intervensi meliputi konseling individual, bimbingan Kelompok reflektif, kegiatan ekspresif seperti seni dan musik, serta pembinaan spiritual Secara rutin. Strategi ini menciptakan ruang aman dan dukungan emosional yang Signifikan dalam membantu anak menerima dan mencintai dirinya sendiri. Penelitian Ini merekomendasikan pengembangan program pendampingan yang lebih terstruktur Dan pelatihan berkelanjutan bagi pekerja sosial untuk mendukung kebutuhan Psikososial anak secara optimal.
Copyrights © 2025