Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KEHAMILAN DI LUAR NIKAH SEBAGAI BENTUK PENYIMPANGAN SOSIAL DI DAERAH KECAMATAN MEDAN KOTA Miranda Afriza; Rindy Mashadi Muliyaningrum; Kaniwa Silvyani; Alvin Telaumbanua
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 10 (2024): Desember 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehamilan di luar nikah merupakan fenomena sosial yang kompleks dan seringkali menjadi perdebatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kehamilan di luar nikah sebagai bentuk penyimpangan sosial. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini mengungkap faktor-faktor yang melatarbelakangi terjadinya kehamilan di luar nikah, dampak sosial pada remaja terhadap kehamilan di luar nikah, Peran orangtua Sebagai Figur Contoh untuk Mengatasi Hamil di Luar Nikah Remaja serta Cara Keluarga Mengatasi Hamil di Luar Nikah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kehamilan di luar nikah di wilayah ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti rendahnya tingkat pendidikan, kurangnya pemahaman tentang seksualitas, pengaruh lingkungan sosial, serta lemahnya kontrol sosial. Kehamilan di luar nikah memberikan dampak negatif yang signifikan, baik secara psikologis, sosial, maupun ekonomi. Oleh karena itu, diperlukan upaya komprehensif untuk mengatasi masalah ini, seperti pendidikan seksualitas yang komprehensif, penguatan peran keluarga, serta dukungan dari berbagai pihak terkait.
Analisis Strategi Pekerja Sosial Dalam Meningkatkan Penerimaan Diri (Self-Acceptance) Anak Di Panti Asuhan Kasih Visensia Indonesia, Jalan Kemiri II, No. 48, Sudirejo II, Kecamatan Medan Kota, Kota Medan, Sumatera Utara Sani Susanti; Kaniwa Silvyani; Alvin Telaumbanua; Sonya Letare Nababan; Rindy Mashadi Mulyaningrum
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 6 (2025): JUNI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pekerja sosial dalam meningkatkan Penerimaan diri (self-acceptance) anak di Panti Asuhan Kasih Visensia Indonesia. Anak-anak di panti asuhan umumnya mengalami berbagai trauma masa lalu, seperti Kehilangan orang tua dan pengabaian, yang berdampak pada rendahnya self-acceptance. Pekerja sosial memiliki peran penting dalam mendampingi anak untuk membangun Kembali citra diri yang positif melalui pendekatan yang empatik, kreatif, dan spiritual. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik observasi Dan wawancara mendalam kepada pekerja sosial dan anak asuh. Hasil penelitian Menunjukkan bahwa strategi intervensi meliputi konseling individual, bimbingan Kelompok reflektif, kegiatan ekspresif seperti seni dan musik, serta pembinaan spiritual Secara rutin. Strategi ini menciptakan ruang aman dan dukungan emosional yang Signifikan dalam membantu anak menerima dan mencintai dirinya sendiri. Penelitian Ini merekomendasikan pengembangan program pendampingan yang lebih terstruktur Dan pelatihan berkelanjutan bagi pekerja sosial untuk mendukung kebutuhan Psikososial anak secara optimal.
ANALISIS STRATEGI MICRO-LEARNING DI INSTAGRAM REELS DAN PENGARUHNYA TERHADAP LITERASI DIGITAL MAHASISWA PENDIDIKAN MASYARAKAT Alvin Telaumbanua; Esra Haniarta Saragih; Ester Mega Rani Br Sinuhaji; Kaniwa Silvyani; Swarni V.M Sitanggang; Silvia Mariah; Sitti Subaedah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.44812

Abstract

This study aims to analyze the influence of micro-learning through Instagram Reels on the digital literacy of Community Education students at Universitas Negeri Medan. The phenomenon of increasing short-form video consumption has catalyzed a shift in student learning patterns, characterized by a preference for concise, visual, and highly accessible information. A quantitative approach with a correlational design was employed. Data were collected via a Likert-scale questionnaire distributed to 35 Community Education students. Data analysis techniques included normality tests, Pearson correlation, and simple linear regression. The findings reveal a correlation between micro-learning via Instagram Reels and student digital literacy, with a correlation coefficient of 0.298, categorized as a low correlation. Regression analysis yielded a significance value of 0.082 ($p > 0.05$), indicating that there is no significant influence between the two variables. These results suggest that the intensity of micro-learning content consumption does not directly enhance students' digital literacy skills. Digital literacy is more profoundly influenced by critical thinking abilities, information evaluation, and deep learning experiences. This research implies that micro-learning via social media is more effective as a supplementary learning tool rather than a primary source for improving digital literacy. Consequently, a more systematic integration of learning strategies is required to optimize the utilization of digital media in education.