Penelitian ini mengkaji gaya kepemimpinan Dedi Mulyadi sebagai model kepemimpinan lokal yang unik di Jawa Barat, sebuah wilayah dengan kompleksitas budaya, sosial dan politik yang tinggi. Fokus penelitian ini adalah bagaimana pendekatan kepemimpinan Dedi Mulyadi, yang memadukan nilai-nilai tradisional Sunda, empati sosial, dan inovasi politik, dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan daerah. Metode penelitian didasarkan pada studi kasus dengan pendekatan kualitatif yang mengandalkan analisis dokumen dan literatur yang relevan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Dedi Mulyadi menunjukkan kepemimpinan transformasional yang membumi, komunikatif, dan simbolik yang menekankan kedekatan emosional dengan masyarakat dan solidaritas terhadap kelompok marjinal. Berbagai langkah padat karya, penguatan UMKM dan penggunaan media sosial mencerminkan orientasi yang inklusif dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. Studi ini menyimpulkan bahwa gaya kepemimpinan Dedi Mulyadi mewakili pendekatan alternatif untuk kepemimpinan lokal di Indonesia, tetapi keberhasilannya sangat bergantung pada konteks sosial politik spesifik masing-masing daerah.
Copyrights © 2025