Penelitian ini membahas transformasi kepemimpinan Ignasius Jonan dalam revitalisasi PT Kereta Api Indonesia (KAI) periode 2009–2014. Studi dilakukan melalui analisis literatur terkait kepemimpinan, manajemen perubahan, serta kinerja BUMN. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan transformasional Jonan berhasil mengubah budaya organisasi KAI menjadi lebih disiplin, profesional, dan berorientasi pada pelayanan pelanggan. Reformasi sistem promosi, penerapan reward and punishment, serta komunikasi internal yang terbuka mendorong motivasi dan kinerja karyawan. Di sisi lain, penerapan manajemen berbasis data, optimalisasi aset, dan modernisasi layanan meningkatkan efisiensi operasional dan citra perusahaan di mata publik. Keberhasilan revitalisasi PT KAI membuktikan pentingnya kepemimpinan visioner dalam mengelola perubahan organisasi, khususnya di lingkungan BUMN. Praktik manajerial Jonan dapat menjadi referensi bagi organisasi lain yang menghadapi tantangan serupa.
Copyrights © 2025