Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Metode Pembelajaran Morning Talk (Sapaan Pagi) Terhadap Kemampuan Bahasa Ekspresif Anak Usia 5-6 Tahun di TK Kemala Bhayangkari 07 Gowa sebelum dan setelah diberi perlakuan dan untuk mengetahui ada atau tidak ada pengaruh metode pembelajaran morning talk terhadap kemampuan bahasa ekspresif anak. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian Quasi Experimental Design. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah metode pembelajaran morning talk serta variabel terikat dalam penelitian ini adalah kemampuan bahasa ekspresif. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 82 orang anak yaitu seluruh anak didik di kelompok B. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 60 orang anak, 30 orang anak kelompok kontrol dan 30 orang anak kelompok eksperimen. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan analisis statistik parametrik. Hasil analisis data yang diperoleh peningkatan rata-rata pada kelompok eksperimen sebesar 23,20, sedangkan pada kelompok kontrol 16,13. Hasil pengujian yang dilakukan diperoleh nilai signifikan 0,001 < 0,05 yang berarti H0 ditolak dan H1 diterima artinya kemampuan bahasa ekspresif anak pada kelompok eksperimen lebih baik dari pada kelompok kontrol, ini membuktikan metode pembelajaran morning talk memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan bahasa ekspresif anak usia 5-6 tahun di TK Kemala Bhayangkari 07 Gowa.
Copyrights © 2024