Mutu layanan pendidikan merupakan perbandingan antara layanan pendidikan yang dirasakan pelanggan dengan mutu layanan pendidikan yang diharapkan pelanggan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kepemimpinan intruksional dan kinerja guru terhadap mutu layanan pendidikan di Sekolah Menengah Atas Muhammadiyah Se-Kab Garut. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian yaitu kuantitatif dan pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara kepemimpinan intruksional kepala terhadap mutu layanan pendidikan di SMA Muhammadiyah Se-Kab Garut dengan nilai rhitung 0,004 dan sig 0,004 < 0,05 serta nilai t hitung 3.021 t table 2,001 dan nilai koefisien determinasi sebesar 0,335 hal ini menunjukkan bahwa kepemimpinan intruksional berpengaruh 33,5% terhadap mutu layanan pendidikan. Kemudian hasil analisis juga menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara kinerja guru terhadap mutu layanan pendidikan hal ini ditunjukkan dengan nilai rhitung sebesar 0,000 0.05 dan nilai t hitung 5.082 t table 2,001 serta nilai koefisien determinasi atau rsquare sebesar 0,683 hal ini menunjukkan bahwa kinerja karyawan berpengaruh 68.3% terhadap mutu layanan pendidikan. nilai F untuk Kepemimpinan Intruksional Kepala Sekolah dan Kinerja guru terhadap Mutu Layanan Pendidikan adalah 0,000 0,05 dan nilai Sig. 34,237 3,150 yang berarti terdapat pengaruh kepemimpinan intruksional dan kinerja guru secara simultan terhadap mutu layanan pendidikan serta nilai koefisien determinasi 0,733 atau sama dengan 73,3 %. Angka tersebut berarti variabel kepemimpinan intruksional dan variabel Kinerja guru secara simultan (bersama-sama) mempengaruhi variabel mutu layanan pendidikan 73,3 % dengan kriteria Kuat.
Copyrights © 2024