Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji upaya kolaborasi stakeholder dalam manajemen pembelajaran kurikulum di MTs Al-Jam'iyatul Washliyah Tembung, Medan. Dengan menggunakan metode kualitatif melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi, penelitian ini menemukan bahwa sekolah telah berupaya membangun kolaborasi antara kepala sekolah, guru, siswa, dan orang tua/wali murid. Namun, terdapat tantangan seperti kesulitan menyesuaikan jadwal pertemuan, perbedaan perspektif, dan kurangnya platform komunikasi yang memadai. Penelitian ini merekomendasikan optimalisasi jadwal pertemuan, pengembangan platform komunikasi online, pelatihan untuk membangun pemahaman bersama, penguatan kepemimpinan transformasional, dan pelibatan stakeholder dalam pengambilan keputusan. Implikasi penelitian ini adalah pentingnya strategi yang terstruktur dan sistematis untuk meningkatkan kolaborasi stakeholder dalam manajemen pembelajaran kurikulum.
Copyrights © 2024