Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas penerapan metode pembelajaran role playing dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada pokok bahasan melayani makan dan minum di SMKN 2 Karawang. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen dengan dua kelompok, yaitu kelas kontrol yang menggunakan metode konvensional dan kelas eksperimen yang menggunakan metode role playing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode role playing lebih efektif dibandingkan dengan metode konvensional dalam meningkatkan hasil belajar siswa, baik pada ranah kognitif, afektif, maupun psikomotorik. Pada ranah kognitif, pengujian menunjukkan perbedaan signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan nilai t-hitung sebesar 8,51, lebih besar dari t-tabel 2,03. Di ranah afektif, kelas eksperimen memperoleh skor rata-rata 158,07 (Sangat Setuju), lebih tinggi dari kelas kontrol yang hanya 125,21 (Setuju). Sedangkan untuk ranah psikomotorik, tingkat kesesuaian pada kelas eksperimen mencapai 88%, lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol yang hanya 54%. Hasil uji N-gain juga menunjukkan bahwa kelas eksperimen dengan metode role playing mencapai 80,4% (efektif), sementara kelas kontrol hanya 52,7% (kurang efektif). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa metode role playing secara signifikan meningkatkan hasil belajar siswa di berbagai ranah pembelajaran.
Copyrights © 2024