Penelitian ini mengkaji karakteristik minyak biji kelor (Moringa oleifera L.) dari Desa Oefeto, Kabupaten Kupang, sebagai bahan bakar alternatif yang bertujuan untuk menilai sifat fisiko-kimia dan rendemen minyak biji kelor. Ekstraksi menggunakan metode Soxhlet dengan pelarut n-heksan dilakukan pada 140g bubuk biji kelor. Pengujian meliputi kadar minyak, sifat fisik, dan sifat kimia minyak. Hasil menunjukkan minyak berwarna kuning kehitaman dengan rendemen 56,8%, kadar air 2,86%, dan viskositas 9,53 mm²/s. Analisis kimia menunjukkan kadar asam lemak bebas (FFA) sebesar 1,55–2,43%, bilangan peroksida 13,5 meq O₂/kg sampel, dan bilangan penyabunan 115,01 mg KOH/g. Berdasarkan hasil ini, minyak biji kelor dari Desa Oefeto belum memenuhi standar internasional untuk bahan bakar alternatif, terkait kadar asam lemak bebas dan bilangan peroksida.
Copyrights © 2025