Integrasi literasi budaya dan kewargaan secara signifikan berkontribusi pada kerangka pendidikan di sekolah dasar di Indonesia. Mengingat keragaman bangsa, dengan lebih dari 1.300 kelompok etnis dan 700 bahasa yang berbeda, sangat pentong bagi kaum muda untuk mendapatkan pemahaman mendalam tentang warisan budaya mereka yang kaya. Literasi budaya membekali peserta didik dengan kemampuan untuk memahami, menghargai, dan memelihara identitas budaya mereka sendiri dan orang lain, sementara literasi kewargaan mencakup kesadaran akan hak dan tanggung jawab yang melekat pada kewarganegaraan dengan menggunakan metodologi pendidikan interaktif dan kolaboratif, diantisipasi bahwa siswa akan menumbuhkan disposisi toleransi dan memberikan kontribusi konstruktif kepada masyarakat.
Copyrights © 2025