Soal cerita dalam pembelajaran matematika memiliki kesulitan tersendiri karena memerlukan pemahaman mendalam yang tidak hanya terhadap konsep matematika tetapi juga informasi yang disajikan dalam konteks dan dalam format naratif. Padahal pembelajaran matematika dapat berguna dalam kehidupan sehari hari. Penyelesaian permasalahan matematika dalam kehidupan sehari hari biasanya disajikan dalam bentuk soal cerita. Oleh karenya penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal matematika pecahan dan strategi guru dalam mengatasi kesulitan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif-deskriptif. Sample penelitian ditentukan menggunakan teknik non-random sampling Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan tes. Hasil penelitian ini menemukan bahwa kesulitan siswa kelas III SD Negeri Siderejo dalam menyelesaikan soal cerita matematika materi pecahan adalah disebabkan oleh konsep cerita pada materi pecahan matematika yang masih bersifat abstrak, sehingga apabila siswa tidak memiliki kemampuan membaca dan memahami teks maka siswa tersebut sangat kesulitan dalam memahami maksud dari soal cerita yang disajikan. Dengan demikian guru menerapkan strategi berupa penggunaan alat bantu visual dalam bentuk gambar, diagram atau benda konkret agar siswa lebih mudah dalam memahami maksud yang terdapat pada teks soal cerita pecahan matematika.
Copyrights © 2025