Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis internalisasi nilai-nilai moderasi beragama melalui pembelajaran Fikih di SMA IT Darul Hasan Padangsidimpuan. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus, melibatkan observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap guru Fikih, peserta didik, dan kurikulum sekolah. Internalisasi nilai dilakukan melalui tiga tahapan: transformasi, transaksi, dan transinternalisasi nilai moderasi yang mencakup sikap tawasuth, tawazun, iātidal, tasamuh, dan musawah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran Fikih yang berlandaskan lintas mazhab dan berbasis praktik mampu menumbuhkan sikap keberagamaan yang toleran dan inklusif di kalangan siswa. Faktor pendukung utama adalah pendekatan pembelajaran kontekstual dan keteladanan guru, sementara faktor penghambat meliputi keterbatasan literasi moderasi dan pengaruh lingkungan luar. Penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi nilai-nilai wasathiyah dalam pendidikan Islam untuk mencegah berkembangnya paham keagamaan ekstrem serta membentuk generasi Islam yang moderat dan berwawasan kebangsaan.
Copyrights © 2025